Enhancing Visitor Experience at The Subkoss Museum Through Historical and Cultural Education

Ira Miyarni Sustianingsih(1), Berlian Susetyo(2),


(1) Universitas PGRI SIlampari, Indonesia
(2) Museum Negeri Sumatera Selatan, Indonesia

Abstract

This study explores strategies to enhance the visitor experience at the Subkoss Garuda Sriwijaya Museum through historical and cultural education. Visiting museums is essential in education, as it offers contextual learning experiences that allow visitors to understand history and culture directly through interaction with authentic local artifacts and narratives. Using a descriptive qualitative method, this research aims to analyze the role of educational initiatives in strengthening the museum's function as a public learning space. The findings reveal that contextual education, emphasizing the values of Indonesia's independence struggle and local cultural heritage, effectively enhances visitors' emotional attachment and intellectual engagement. Key innovations include the integration of interactive media, thematic guided tours, and experiential learning activities, all of which collectively create a more dynamic and meaningful museum experience. The museum also offers public programs, including history competitions, community discussions, and participatory activities, which expand educational outreach and foster social cohesion. These efforts have led to a consistent increase in visits from diverse demographic groups. This study concludes that collaboration between museum managers and stakeholders in the education sector is crucial for developing sustainable, engaging, and participatory museum programs. It contributes to the field of museology and public history by demonstrating that educational innovation can transform museums into vibrant centers of community learning and cultural preservation.

Keywords

historical and cultural education; subkoss museum; visitor experience

Full Text:

PDF

References

Akbar, A. (2010). Museum di Indonesia: Kendala dan Harapan. Papas Sinar Sinanti.

Firdaus, D. W., & Armiyati, L. (2020). Belajar Sejarah di Museum: Optimalisasi Layanan Edukasi Berbasis Pendekatan Partisipatori. Jurnal Artefak, 7(2), 19.

Hanafiah, D., & Widjaja, A. W. (Eds.). (1996). Sejarah Perkembangan Pemerintah di Daerah Sumatera Selatan. Pemerintah Propinsi Daerah Tingkat I Sumatera Selatan.

Hasanadi. (2017). Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 3(2).

Ibrahim, Y. A., Dajoh, R. W., M, M. N. R., Perdana, A., Riza, R., Juliastuti, S., S, E. L., Wicaksono, A., Riski, C. A., & Octavia, B. (2018). Modul Penata Pameran Museum. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lagut, L., Supian, S., & Sarkowi, S. (2021). Perkembangan Pemerintahan Daerah Rawas dari Masa Hindia Belanda Sampai Terbentuknya Kabupaten Musi Rawas Utara. Lakeisha.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Pramasto, A., & Anugrah, S. (2017, 7 November). ORIDA Curup: Menjaga Kedaulatan Mata Uang Era Kemerdekaan. Pedoman Bengkulu.

Ravico, R., & Sofiarini, A. (2019). Pelestarian Situs Ulak Lebar sebagai Destinasi Wisata Sejarah. Sindang: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 1(1).

Ravico, R., Susetyo, B., Hanika, S. A., & Natarsyah, M. (2025). The Subkoss Garuda Sriwijaya Struggle Museum in the Efforts to Preserve Local History in Lubuklinggau. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 14(1), 1–15.

Rizal, R. (2021). Peran Jenderal Soedirman dalam Perang Griliya (Studi Historis Masa Agresi Militer Belanda II Tahun 1948-1949 di Jawa Tengah). Danadyaksa Historica, 1(1), 12–24.

Samsudin. (2019). Profil Museum Subkoss Garuda Sriwijaya; Jejak-jejak Revolusi Fisik Kemerdekaan di Sumatera Bagian Selatan 1945-1949. UPTD Museum Negeri Sumatera Selatan.

Sari, R. W., & Sofiarini, A. (2024). Fungsi Museum Subkos sebagai Sumber Belajar Sejarah Siswa di Kota Lubuk Linggau dan Musi Rawas Utara. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 3(4), 135–144.

Sari, W. P., & Susetyo, B. (2022). Betangas pada Adat Perkawinan Masyarakat Melayu-Palembang di Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas. Soeloeh Melajoe: Jurnal Peradaban Melayu Islam, 1(1).

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta.

Susetyo, B., & Ravico, R. (2021a). Perekonomian Masyarakat Onder Afdeeling Moesi Oeloe Tahun 1900-1942. Rihlah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan, 9(2).

Susetyo, B., & Ravico, R. (2021b). Sejarah Lubuklinggau dari Masa Kolonial hingga Kemerdekaan. CV. Pena Persada.

Susetyo, B., & Wahayuni, M. (2025). Peran Pemandu Museum dalam Meningkatkan Pengalaman Pengunjung di Museum Subkoss. Museion Bulletin: Jurnal Kajian Museum, 2(1), 1–13.

Susetyo, B., Wahayuni, M., & Kusmalwati, E. (2022). Mengungkap Sejarah Mohammad Hasan sebagai Bupati Militer Kabupaten Musi Ulu Rawas pada Masa Agresi Belanda II. Danadyaksa Historica, 1(2), 117.

Susilo, A., & Riyanto, N. P. (2023). Analisis Pemanfaatan Aplikasi Website Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Bagi Siswa SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Diakronika, 23(1), 68–87.

Susilo, A., Riyanto, N. P., Subali, R. G. A., & Ningrum, F. D. W. (2022). Pendampingan Optimalisasi Aplikasi Website Manajemen Koleksi Museum Subkoss Garuda Sriwijaya. Abdimas Universal, 3(4).

Sustianingsih, I. M. (2020). Pemanfaatan Museum SUBKOSS sebagai Sumber Belajar Sejarah di Lubuk Linggau. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 9(1), 1–14.

Suwandi. (2002). Sejarah Museum Subkoss Garuda Sriwijaya di Lubuklinggau. Yayasan Subkoss Garuda Sriwijaya Perwakilan Lubuklinggau.

Suyati, T. (2000). Metode Pengadaan dan Pengelolaan Koleksi. Direktorat Sejarah dan Museum, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan Nasional.

Syafutra, W., Remora, H., & Sovensi, E. (2022). Pendokumentasian Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional sebagai Bagian dari Kekayaan Budaya Daerah Batu Urip Kota Lubuklinggau. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 3(2).

Tim Penulis. (2005). Panduan Pariwisata Kota Lubuklinggau. Kantor Informasi, Pariwisata, Seni dan Budaya.

Tim Penyusun. (2003a). Profil Museum Negeri Sumatera Selatan. Museum Negeri Sumatera Selatan.

Tim Penyusun. (2003b). Sejarah dan Peranan SUBKOSS dalam Perjuangan Rakyat Sumbagsel (1945-1950). DHD - 45 Propinsi Sumatera Selatan.

Tim Website Dikbud. (2022, 7 Juni). Renovasi Tata Pamer Museum. Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.

Yusuf, S., Asmi, A. R., & Pahlevi, M. R. (2020). Perjuangan Rakyat Musi Rawas pada Masa Revolusi Fisik 1947—1949. Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Sriwijaya.

Zulfirman, R. (2022). Implemetasi Metode Outdoor Learning dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN 1 Medan. Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran, 3(2), 147–153.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats