Implementation of Multiculturalism Values in Catholic Religious Education Lessons

Johannes Sohirimon Lumbanbatu(1), Din Oloan Sihotang(2), Ermina Waruwu(3), Elisa Br Ginting(4), Evani Simamora(5), Mariana Siregar(6), Sherly Yasinta Manalu(7),


(1) Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura KAM, Indonesia
(2) Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura KAM, Indonesia
(3) Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura KAM, Indonesia
(4) Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura KAM, Indonesia
(5) Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura KAM, Indonesia
(6) Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura KAM, Indonesia
(7) Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura KAM, Indonesia

Abstract

Empathy and tolerance towards individuals with different beliefs and cultures is decreasing. This research conducted and analyzed the values of multiculturalism applied to Catholic religious education learning in schools. This research also aims to determine and measure the impact received after implementing the values of multiculturalism in learning Catholic religious education for students. The method used in this research was a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The findings show that applying multiculturalism values in Catholic religious education learning can develop students’ understanding, skills, and attitudes in facing an increasingly multicultural world. Catholic Religious Education can positively contribute to peace and tolerance between religious communities. This can also positively contribute to world education and culture by helping increase readers' understanding of the importance of respecting religious and cultural differences.

Keywords

Catholic religious education, multiculturalism values

Full Text:

PDF

References

Abdullah, I. (2018). Misrepresentation of science and expertise: Reflecting on half a century of Indonesian anthropology. Humaniora, 30(1), 82–91.

Acin, M. A., Sutami, F., Kristianus, & Riko, F. (2023). Pendekatan multikultural dalam pengajaran agama Katolik. Jurnal Riset Intervensi Pendidikan, 5(1), 30–36.

Agustian, M., Hilman, K. S., & Purwasi, R. (2022). Penerapan pendidikan multikultural di sekolah dasar berbasis agama Islam, Katolik, dan Buddha. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora Dan Seni, 6(2), 551–559.

Alawiyah, F. (2012). Kebijakan dan pengembangan pembangunan karakter melalui pendidikan di Indonesia. Aspirasi, 3(1), 87–101.

Alpian, Y., Anggraeni, S. W., Wiharti, U., & Soleha, N. M. (2019). Pentingnya pendidikan bagi manusia. Jurnal Buana Pengabdian, 1(1), 66–72.

Ambarudin, R. I. (2016). Pendidikan multikultural untuk membangun bangsa yang nasionalis religius. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 13(1).

Arifudin, I. (2007). Urgensi implementasi pendidikan multikultural di sekolah. Jurnal Pemikiran Alternatif Pendidikan, 12(2), 1–9.

Atmaja, I. M. D. (2020). Membangun toleransi melalui pendidikan multikultural. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 8(1), 113–121.

Azizah, N. (2015). Perilaku moral dan religiusitas siswa berlatar belakang pendidikan umum dan agama. Jurnal Psikologi, 33(2), 1–16.

Creswell, J. W. (2010). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Pustaka Pelajar.

Dannari, G. L. (2021). Pendidikan karakter berbasis kebudayaan lokal: Analisis nilai multikulturalisme dalam tradisi Rambu Solo di Toraja. Al-Fikru: Jurnal Pendidikan Dan Sains, 2(2), 319–340.

Ferreira, C., & Schulze, S. (2014). Teachers’ experience of the implementation of values in education in schools: “Mind the gap.” South African Journal of Education, 34(1), 1–13.

Furqon, M. (2020). Pendidikan multikultural dalam dunia pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Nusantara: Kajian Ilmu Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(1), 1–12.

Gaudiawan, A. V. E., & Wijaya, A. I. K. D. (2018). Dampak pembelajaran multikultural dalam pelajaran agama Katolik kelas XII bagi pengembangan multikulturalisme. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 20(1), 205–228.

Ghufron, A. (2010). Integrasi nilai-nilai karakter bangsa pada kegiatan pembelajaran. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 1(3), 13–24.

Ginting, E. B., Lumbanbatu, J. S., Simarmata, P., & Yogyakarta, U. N. (2022). The role of social competence of Catholic religious education teachers towards student learning motivation. Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan, 7(1), 83–92.

Ginting, E. B., Suwarjo, S., Lumbanbatu, J. S., & Sihotang, D. O. (2023). Empowering class IX students’ moral values: The vital role of a Catholic religion teacher. International Journal of Theory and Application in Elementary and Secondary School Education, 5(1), 1–13.

Hanafy, M. S. (2015). Pendidikan multikultural dan dinamika ruang kebebasan. Jurnal Diskursus Islam, 3(1), 119–139.

Hatmoko, T. L., & Mariani, Y. K. (2022). Moderasi beragama dan relevansinya untuk pendidikan di sekolah Katolik. Jurnal Pendidikan Agama Katolik (JPAK), 22(1), 81–89.

Ibrahim, R. (2008). Pendidikan multikultural: Upaya meminimalisir konflik dalam era pluralitas agama. EL-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 115–127.

Jati, W. R. (2014). Toleransi beragama dalam pendidikan multikulturalisme siswa SMA Katolik Sang Timur Yogyakarta. Cakrawala Pendidikan, 33(1), 71–79.

Junaidi. (2018). Model pendidikan multikultural. Al-Insyiroh, 2(2), 57–72.

Keriapy, F. (2020). Pendidikan Kristiani transformatif berbasis multikultural dalam konteks Indonesia. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 5(2), 82–93.

Komariah, A., & Satori, D. (2020). Metodologi penelitian kualitatif. Alfabeta.

Kristianus, M., Magdalena, R., & Lala, C. (2018). Cultural dialectics with Catholic education in the border areas in Sanggau Regency, West Kalimantan. International Journal of Education & Curriculum Application, 1(3), 29–34.

Latifah, N., Marini, A., & Maksum, A. (2021). Pendidikan multikultural di sekolah dasar (sebuah studi pustaka). Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara (JPDN), 6(2), 42–51.

Mania, S. (2010). Implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran. Lentera Pendidikan, 13(1), 78–91.

Nurcahyono, O. H. (2018). Pendidikan multikultural di Indonesia: Analisis sinkronis dan diakronis. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, 2(1), 105.

Prabowo, H. A. (2021). Multikulturalisme dan dialog dalam pendidikan agama Katolik. Jurnal Teologi, 10(1), 19–34.

Puspita, Y. (2018). Pentingnya pendidikan multikultural. Prosiding Seminar Nasional 21 Universitas PGRI Palembang, 285–291.

Retnasari, L., & Hidayat, M. T. (2018). Pendidikan multikultural dengan pendekatan aditif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 28(1), 16–21.

Somantri, G. R. (2005). Memahami metode kualitatif. Makara Human Behavior Studies in Asia, 9(2), 57.

Suko, K., Kuslin, T., & Marthin, M. (2021). Pemanfaatan media pada pembelajaran pendidikan agama Katolik tingkat sekolah dasar di wilayah Kota Pontianak. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik (JPPAK), 1(1), 44–65.

Supriatin, A., & Nasution, A. R. (2017). Implementasi pendidikan multikultural dalam praktik pendidikan di Indonesia. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 3(1), 1.

Viktorahadi, R. F. B., Rahman, M. T., & Solihin, M. (2021). Analisis nilai-nilai multikultural pada buku teks pelajaran agama Katolik dan budi pekerti kurikulum 2013. Religious: Jurnal Studi Agama-Agama Dan Lintas Budaya, 5(1), 31–46.

Wihardit, K. (2010). Pendidikan multikultural: Suatu konsep, pendekatan, dan solusi. Jurnal Pendidikan, 11(2), 96–105.

Yusri, M. (2008). Prinsip pendidikan multikulturalisme dalam ajaran agama-agama di Indonesia. Kependidikan Islam, 3(2), 1–22.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats