Biology Learning Meets Local Wisdom: Exploring the Ethnopedagogical Value of Bengkulu's Fermented Culinary Tradition "Lemea" for Biology Topics

Hefni Dwika Sari(1), Siti Sriyati(2), Widi Purwianingsih(3),


(1) Biology Education Master Program, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
(2) Biology Education Master Program, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
(3) Biology Education Master Program, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

Abstract

The Merdeka Curriculum can potentially improve educational standards by fostering appreciation for regional culture and local wisdom. Indonesia's rich cultural heritage offers opportunities to integrate indigenous knowledge into biology education, yet local wisdom remains underexplored in scientific education. This study focuses on the Lemea fermentation tradition of the Rejang Lebong community in Bengkulu, a unique example of local wisdom applicable to the biology curriculum. Using ethnopedagogy, the study bridges the gap between Indigenous and scientific knowledge, aligning with the Merdeka Curriculum's emphasis on character education and cultural appreciation. This literature review, supported by interviews with local experts, examines the scientific relevance of the Lemea fermentation process in topics such as biotechnology, metabolism, bacteria, etc. Interviews with teachers also highlight challenges and opportunities in implementing Lemea as a learning resource. The findings show that the Indigenous knowledge behind Lemea fermentation can be transformed into scientific concepts, supporting high school biology learning outcomes in Phases E and F. This research contributes to the development of ethnopedagogy as an innovative approach and model in science education and offers a model for curriculum design under the Merdeka Curriculum, aligning educational practices with local cultural values to create meaningful and contextual learning experiences.

Keywords

Ethnopedagogy; Lemea Bengkulu; Fermentation; Merdeka Curriculum; Local Potential

Full Text:

PDF

References

Afriani, A. (2010). Pengaruh penggunaan starter bakteri asam laktat lactobacillus plantarum dan lactobacillus fermentum terhadaptotal bakteri asam laktat, kadar asam dan nilai pH dadih susu sapi. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 13(6), 279-285.

Akbar, M. R., & Yunianta, Y. (2014). Pengaruh Lama Perendaman Na2s2o5 Dan Fermentasi Ragi Tape Terhadap Sifat Fisik Kimia Tepung Jagung. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 2(2), 91-102.

Alen, Y., Agresa, F. L., & Yuliandra, Y. (2017). Analisis Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Rebung Schizostachyum brachycladum Kurz (Kurz) pada Mencit Putih Jantan. JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis), 3(2), 146-152.

Amalia, A., Dwiyanti, R. D., & Haitami, H. (2016). Daya hambat NaCl terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Medical Laboratory Technology Journal, 2(2), 42-45.

Amaliyah, N., Hayati, N., & Kasanova, R. (2023). Implementasi Pendekatan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Di MTs Miftahus Sudur Campor Proppo. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(3), 129-147.

Andayani, Y., Anwar, Y. A. S., & Hadisaputra, S. (2021). Pendekatan Etnosains dalam Pelajaran Kimia Untuk Pembentukan Karakter Siswa: Tanggapan Guru Kimia di NTB. Jurnal Pijar Mipa, 16(1),9– 43.

Apindis, G. A. M. C., Hanum, S. H., & Hartati, S. (2018). Makna simbolik tari Kejei suku Rejang. Jurnal Sosiologi Nusantara, 4(2), 64-75.

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemdikbud. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Fase E- Fase F untuk SMA/MA/Program Paket C. Kemdikbud. Jakarta.

Bettany-Saltikov, J. (2012). How to do a systematic literature review in nursing: a step-by-step guide. McGraw-Hill Education (UK).

Christiva, R. H., Rusmiati, R., & Setiawan, S. (2020). Analisis risiko cemaran mikrobiologis pada pengelolaan peralatan makan dan minum di kantin sekolah dasar. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(1), 9-18.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). Sage Publications.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Dewi, K. H., Zuki, M., & Sustriani, E. (2012). Pemilihan Alat dan Lama Fermentasi pada Proses Pembuatan “Lemea” Makanan Tradisional Suku Rejang. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, 339–340.

Drani, A., & Susanti, N. (2022). Penggunaan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Aceh Barat Pada Materi Teks Deskripsi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas Vii-a Mtsn 1 Aceh Barat Tahun Pelajaran 2021/2022. Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 8(2), 170-179.

Fua, J. L. (2015). Etnopedagogi katoba sebagai bentuk pendidikan karakter dan pendidikan lingkungan hidup pada etnis Muna. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 1(1), 97-119.

Hasanah, N., Suryani, N., & Rahayu, Y. S. (2021). Implementasi etnopedagogi dalam pembelajaran berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 123–136.

Ivanova, L., Terziyska, I., & Trifonova, J. (2014). Characteristics of traditional food-the viewpoint of the tourism business. Zeszyty Naukowe Uniwersytetu Szczeci?skiego Scientific Journal Service Management, 14, 123-130.

Kemendikbud. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Kurnia, M., Amir, H., & Handayani, D. (2020). Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Asam Laktat Dari Makanan Tradisional Suku Rejang Di Provinsi Bengkulu:“Lemea”. ALOTROP, 4(1).

Mawarsari, S., Purwidiani, N., & Kharnolis, M. K. Analisis Kondisi Sanitasi Dan Higiene Di Kantin Sma Negeri 2 Pare Kediri. Jurnal Tata Boga Unesa, 9(2), 822-828.

Muzakkir, M. (2021). Pendekatan Etnopedagogi Sebagai Media Pelestarian Kearifan Lokal. JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian, 2(2), 28-39.

Novelia, E., Indrawati, R., & Triana, L. (2019). Perbedaan Kadar Asam Sianida pada Rebung Sebelum dan Sesudah Difermentasi dengan Larutan Garam 2%, 3%, 4%, 5% Selama 7 Hari. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 2(2), 53-56.

Nugroho, A., Sari, P., & Hadi, R. (2020). Proses fermentasi dalam pangan tradisional Indonesia: Kajian ilmiah dan kearifan lokal. Jurnal Teknologi Pangan, 14(1), 45–58.

Nuryani, Y., Susanti, L., & Dewi, K. H. 2012. Uji Kesukaan Konsumen Terhadap Sambal Lemea Sebagai Makanan Khas Suku Rejang dan Perunahan Mutu Produk pada Berbagai Suhu Penyimpanan. In Agroindustri, 2, 21–28.

Okfrianti, Y., Darwis, D., & Pravita, A. (2018). Bakteri asam laktat Lactobacillus plantarum C410LI dan Lactobacillus rossiae LS6 yang diisolasi dari Lemea rejang terhadap suhu, pH dan garam empedu berpotensi sebagai prebiotik. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 6(1), 49-58.

Oktarianto, A., & Widawati, L. (2017). Karakteristik mutu sambal Lemea dengan variasi waktu fermentasi dan jenis ikan. AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian, 4(1), 133-145.

Oxtariani, M., Sumarni, W., Sumarti, S. S., & Mahatmanti, F. W. (2022). Indigenous Science Dalam Pembuatan Pekasam Ikan (Fermentasi Ikan) Di Masyarakat Lokal Melayu Jambi. Jurnal Edukimia, 4(3), 151-158.

Putra, M. R. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Melalui High Order Thinking Dalam Pembentukan Karakter Siswa. Indonesian Journal Of Basic Education, 2(3), 459–468.

Raharjo, S. B. (2010). Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Menciptakan Akhlak Mulia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(3), 229–238.

Rahmawati, Y., Ridwan, A., Cahyana, U., & Wuryaningsih, T. (2020). The integration of ethnopedagogy in science learning to improve student engagement and cultural awareness. Universal Journal of Educational Research, 8(2), 662–671.

Rahyubi, R. (2016). Pembelajaran Konstruktivistik dan Pemanfaatannya dalam Pembelajaran. RajaGrafindo.

Ramadhani, A., Anggrayni, H. Z., Magfirah, N. B. R. dan Jamila, N. (2024). Kearifan Lokal Sebagai Implementasi P5 Pada Kurikulum Merdeka Di SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 3(1). 145 – 151.

Rikizaputra., Festiyed., Diliarosta, S., & Firda, A. (2021). Pengetahuan Etnosains Guru Biologi di SMA Negeri Kota Pekanbaru. Journal of Natural Science and Integration, 4(2).

Rocillo-Aquino, Z., Cervantes-Escoto, F., Leos-Rodríguez, J. A., Cruz-Delgado, D., & Espinoza-Ortega, A. (2021). What is a traditional food? Conceptual evolution from four dimensions. Journal of Ethnic Foods, 8, 1-10.

Rowley, J., & Slack, F. (2004). Conducting a literature review. Management research news, 27(6), 31-39.

Samaduri, A. (2022). Analisis Pemahaman Konsep Siswa yang Diukur Menggunakan Tes Pilihan Ganda Beralasan pada Mata Pelajaran Biologi. Jurnal Pendidikan Glasse, 6(1).

Saputri, N. I., & Rohadi, B. K. (2019). Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Alami Rebung Kuning (Bambusa vulgaris var. striata) Terhadap Sifat Fisik Dan Kimia Tepung Rebung Sebagai Sumber Serat Pangan [Undergraduate Thesis, Universitas Semarang].

Sarangthem, K. (2010). Cyanogen content in bamboo plants. Asian Journal of Bio Science, 178-180.

Sriyati, S., Ivana, A., & Pryandoko, D. (2021). Pengembangan Sumber belajar Biologi Berbasis Potensi lokal Dadiah untuk meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(2).

Sriyati, S., Liliawati, W., & Yuliani, G. (2023). Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru IPA dalam Mendesain Pembelajaran Berbasis Kearifan dan Potensi Lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 211–219.

Sriyati, S., Marsenda, P. H., & Hidayat, T. (2022). Pemanfaatan Kearifan Lokal Orang Rimba di Jambi Melalui Pengembangan Bahan Ajar untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 10(2).

Suhandi., Hanafiah, H., & Harsono, P. (2019). Strategi Pemasaran Makanan Tradisional Keripik Talas Beneng dengan Penerapan Marketing Mix untuk Meningkatkan Penjualan. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen, 10(2), 144- 152.

Sugara, U., & Sugito. (2022). Etnopedagogi: Gagasan dan Peluang Penerapannya di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 93–104.

Sunaryati, T., Subekti, W. U., Lukito, A. N., Sari, W. P., & Asih, E. (2024). Analisis Pengembangan Pembelajaran Terpadu Berbasis Kearifan Lokal Guna Meningkatkan Daya Kognitif Dan Perkembangan Karakter Siswa Di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(4).

Supriadi, D. (2004). Membangun Bangsa Melalui Pendidikan. Rosdakarya.

Tilaar, H. A. R. (2015). Pedagogik Teoritis untuk Indonesia. Buku Kompas.

Turyani, I., Suharini, E., & Atmaja, H. T. (2024). Norma dan nilai adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 234-243.

Utama, R. S., Fajri, P. Y., Agustina, A., & Antonio, J. (2023). Lemea, The Rejang Tribe'S Traditional Food Made From Fermented Bamboo Shoots. AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian, 10(1), 153-164.

Utari, U., Degeng, I. N. S., & Akbar, S. (2016). Pembelajaran tematik berbasis kearifan lokal di sekolah dasar dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 1(1), 39-44.

Wati, N., & Hidayat, R. (2021). Penguatan identitas budaya melalui makanan tradisional di masyarakat lokal. Jurnal Sosial dan Budaya, 17(2), 98–110.

Wilujeng, I., Suryadarma, I. G. P., Ertika, E., & Dwandaru, W. S. B. (2020). Local Potential Integrated Science Video To Improve Sps And Concept Mastery. International Journal Of Instruction, 13(4),197–214.

Yunus, M., Wardhana D. E. C., Sarwono, S. 2020. Fungsi Bahasa pada Wacana Berasan Etnik Rejangdi Kabupaten Lebong. Silampari Bisa, 3(2),

Zuidar, A. S., Rizal, S., & Widyastuti, K. (2016). Pengaruh Jenis Ikan dan Konsentrasi Garam pada Rebung Ikan Terfermentasi. Jurnal Kelitbangan, 04(02), 181–194.

Refbacks



View My Stats